Zizou, Pahlawan Sepakbola Yang Selalu Dikenang

Zizou, Pahlawan Sepakbola Yang Selalu Dikenang

Zinedine Yazid Zidane, atau dikenal di dunia persepakbolaan dengan nama Zidane “Zizou”, lahir pada tanggal 23 Juni 1972. Kemampuannya memimpin pemain di lapangan sudah menjadi rahasia umum, tidak ada yang tidak mengenal pemain sepak bola yang satu ini, Zidane. Ia merupakan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah, dimana ia berhasil memimpin tim Perancis membawa pulang piala kemenangan pada piala dunia tahun 1998. Tetapi masa karirnya berakhir sangat tragis ketika dirinya diusir dari lapangan pada piala dunia tahun 2006, akibat menyundul dada lawannya di tengah pertandingan, hal ini membuat tim Prancis gugur dari piala dunia. Akan tetapi, dirinya tetap menjadi seorang legenda sepakbola yang selalu dikenang.

Zinedine Yazid Zidane

M88 bola indonesia with Zidane.

Zidane lahir di kota Marseille, Perancis. Kedua orangnya adalah imigran dari Algeria. Zidane belajar bermain sepakbola semenjak kecil dan ia selalu bermain sepakbola di jalanan La Castellane. Setelah mencoba mencari klub-klub muda, pada umur 14 tahun Zidane akhirnya direkrut oleh Jean Varraud untuk bermain AS Cannes dan ia pun mengasah tekniknya selama tiga tahun di klub muda Cannes.

Debut pertama Zidane adalah pada saat ia berumur 17 tahun dan bermain untuk tim Cannes, dirinya pun berhasil mencetak gol pada debutnya. Tahun 1992, ia pindah ke tim Bordeaux bermain sebagai gelandang serang dan kemudian ia pun semakin dikenal dengan tekniknya yang hebat. Dengan sikapnya yang tenang, Zidane sangat ahli mengontrol bola dengan kakinya dan ia selalu mengetahui kapan dirinya harus manuver untuk melewati seorang lawan serta menemukan celah-celah untuk memberikan umpan atau menembak ke gawang. Pada tahun 1996, Zidane dilirik oleh tim Juventus, kepindahannya ke dalam tim Juventus merupakan salah satu pilihan terbaiknya, karena dirinya menjadi lebih menguasai lapangan dan hal ini menyebabkan ia menjadi salah satu pemimpin terbaik. Zidane pun berhasil membawa tim Juventus meraih kemenangan di Italian Super Cup, UEFA Super Cup, Intercontinental Cup, dan beberapa piala liga Itali sepanjang dua musim berikutnya.

Zidane mencapai puncaknya ketika Perancis menjadi tuan rumah piala dunia 1998, di bawah pimpinannya, tim Perancis atau dijuluki “Les Bleus”, terus melaju di turnamen melalui umpan indah serta gocekannya yang membuat lawan selalu ketinggalan. Dirinya pun berhasil menjadi pahlawan di final piala dunia 1998, saat Perancis melawan Brazil dan ia mencetak dua gol kemenangan untuk tim Perancis dan pertandingan pun berakhir dengan skor mutlak 3-0. Dua tahun setelah itu, Zidane kembali membawa tim Perancis meraih kemenangan dengan menaklukan Italia melalui skor 2-1 di piala Eropa.

Tahun 2001, Zidane menandatangani kontrak dengan klub Spanyol, Real Madrid dan memecahkan rekor transfer dengan jumlah 66 juta Euro. Kedatangannya ke Madrid pun tidak sia-sia, dengan adanya dirinya, Madrid berhasil meraih liga Champions pada tahun itu dan meraih piala La Liga di musim berikutnya. Pada tahun 2006, ia menutup karirnya dengan peristiwa fenomenal yaitu menyundul dada Marco Aterazzi saat final melawan Italia. Hal ini membuat dirinya harus keluar lapangan yang akhirnya berujung membuat Perancis kalah dalam adu pinalti. Ia dinominasikan sebagai pemain terbaik dalam sepanjang sejarah dan juga sebagai 100 pemain terbaik FIFA. Kehebatannya di dalam lapangan diakui seluruh dunia, peristiwa kartu merahnya di piala dunia tahun 2006 pun juga terkenal di dunia. Akan tetapi ia akan selalu menjadi pahlawan di hati kita.

About m88innet

Situs www.m88in.net menyediakan tautan ke M88, Anda akan mendapatkan informasi mengenai promosi terbaru yang terbaik. semua informasi yang diberikan dilindungi oleh hak paten MANSION88.

Speak Your Mind

*